Blog Senk Mbahas Tentang Sembarang Kaler Mugo-Mugo Bermanfaat.Amin Dan semua isi postingan boleh dicopy atau disebarkan terima kasih

Posted on Minggu, 03 April 2011

Orang bunuh diri loncat dari papan reklame di jember

Seseorang yang diduga pencuri mengakhiri hidupnya dengan terjun dari papan reklame setinggi 20 meter di Jalan Sultan Agung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (7/4/2010).

Saksi mata, Benny, mengatakan, seseorang yang bernama Armond Maulana (34) itu diduga mencuri karena aksinya diketahui karyawan pada salah satu toko elektronik di Jalan Sultan Agung, Jember.

“Armond langsung mengacungkan besi kepada sejumlah karyawan dan melarikan diri ke papan reklame yang berada di sekitar toko elektronik itu,” katanya, Rabu.

Ia menjelaskan, pemilik toko akhirnya melaporkan hal itu kepada aparat kepolisian karena curiga terhadap kedatangan Armond secara tiba-tiba di lantai tiga toko setempat.

“Melihat kedatangan polisi, Armond langsung naik ke papan reklame. Polisi juga mengeluarkan tembakan peringatan supaya Armond turun dari papan reklame itu,” kata Benny.

Setelah tiga jam di atas papan reklame, Armond meloncat dengan membentangkan tangannya seperti hendak terbang sehingga tubuhnya terjatuh dalam posisi tengkurap dan akhirnya meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Jenazah Armond dibawa ke instalasi kamar mayat Rumah Sakit Daerah dr Soebandi, Jember, untuk diotopsi.

Menurut Kepala Bagian Operasional Polres Jember Kompol Erick Hermawan, polisi dan tim SAR sudah membujuk korban untuk turun dari papan reklame, tetapi yang bersangkutan tidak menghiraukan.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menurunkan korban dari papan reklame dengan bujukan, tetapi Armond memilih jalan lain,” katanya.

Ia menjelaskan, polisi menemukan KTP, SIM C, dan NPWP dalam dompetnya serta uang tunai sebesar Rp 210.000, 42 dollar Australia, dan 100 dollar Amerika Serikat.

Alamat Armond yang tertulis di KTP, SIM, dan NPWP berbeda. Di KTP tertulis beralamat di Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur, sedangkan alamat di SIM tertulis Bekasi.

Alamat di NPWP juga berbeda, yakni Br Padang Sumbu Klod, Denpasar Barat, Bali, kendati dalam KTP dan SIM tertera Armond merupakan pemuda kelahiran Kabupaten Jember.

“Kami akan lacak dulu dan mencari keluarganya di Jember, apakah benar Armond adalah warga Jember atau bukan,” katanya.

sumber: http://regional.kompas.com/read/2010/04/08/0744231/Ketahuan.Aksinya..Pria.Diduga.Maling.Bunuh.Diri

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...