Blog Senk Mbahas Tentang Sembarang Kaler Mugo-Mugo Bermanfaat.Amin Dan semua isi postingan boleh dicopy atau disebarkan terima kasih

Posted on Selasa, 19 April 2011

KTI Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Manfaat Asam Folat Dalam Kehamilan di Desa XXXX

BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Asam folat (vitamin B9) sangat penting bagi anda selama kehamilan, kekurangan asam folat dapat mengakibatkan anemia. Tambahan asam folat sangat diperlukan untuk janin kembar, spina bifida mungkin bisa dicegah jika calon ibu minum 0,4 mg asam folat sehari ini disarankan untuk semua wanita hamil khususnya mereka yang pernah melahirkan bayi dengan spina bifida (penonjolan sumsum dan tulang belakang).
(Glade B, 2008)
            Kekurangan asam folat pada ibu hamil berdasarkan penelitian bisa menyebabkan terjadinya kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Bayi mengalami kecacatan pada otak dan sumsum tulang belakang. Sering kali para ibu tidak menyadari dirinya kekurangan asam folat karena sebagian besar kehamilan terjadi tanpa direncanakan. Kebanyakan pasutri (pasangan suami istri) tidak pernah merencanakan kehamilan. Tahu – tahu ibu langsung hamil setelah telat datang bulan, mereka baru datang kedokter setelah positif hamil beberapa minggu karena, ibu – ibu sering tidak membekali dirinya dengan gizi yang mencukupi ketika sebelum dan sesudah melahirkan, kalau kehamilan direncanakan, maka ia akan mempersiapkan gizi yang baik sebelum hamil karena kebutuhan asam folat harus disiapkan sejak sebelum kehamilan. (Admin, 2009).
            kekurangan asam folat terutama menyebabkan gangguan metabolisme DNA, akibatnya terjadi perubahan dalam morfologi inti sel – sel yang sangat cepat membela, seperti sel darah merah, sel darah putih serta sel – sel epitel lambung dan usus, vagina dan serviks rahim, kekurangan asam folat menghambat pertumbuhan menyebabkan anemia megaloblastik dan gangguan darah lain, peradangan lidah (glositis) dan gangguan saluran cerna . (Almatsier, 2001).
Menurut WHO kejadian cacat bawaan fisik di Amerika Serikat (AS) 1,32 per 1.000 kelahiran salah satunya karena kekurangan asam folat.
            Di Indonesia sendiri menurut Bowo (2009) belum ada data – data pasti berupa prevalansi adanya penyakit kelainan sumsum tulang belakang. Jumlah angka kematian bayi di Indonesia masih relatif tinggi. Kematian bayi masih belum di identifikasikan penyebabnya karena belum adanya data. Salah satu penyebabnya kematian adalah kekurangan asam folat.
            Batuk (2009) juga menyatakan angka di Indonesia tidak diketahui karena pendataannya yang lemah, yang jelas kasus di Indonesia lebih banyak daripada di Amerika Serikat (AS) (Admin,2009).
            Kekurangan asam folat menyebabkan bayi lahir dengan bibir sumbing, bayi lahir dengan berat badan rendah, Down syndrome dan keguguran. Bayi mengalami kelainan pembuluh darah rusaknya endokel pipa yang melapisi pembuluh darah menyebabkan lepasnya plasenta sebelum waktunya.
            Kelainan lainnya adalah bayi mengalami gangguan buang air besar dan kecil, anak tidak bisa berjalan tegak dan emosi tinggi. Pada anak perempuan saat dewasa tidak mengalami menstruasi. Pada ibu hamil, kekurangan asam folat menyebabkan meningkatnya resiko anemia, sehingga ibu mudah lelah, letih, lesu dan pucat
(Admin, 2009).
            Ada beberapa bukti bahwa multivitamin dan asam folat prakontrasepsi dasar membantu mencegah terjadinya defek tube neural dan wanita yang merencanakan untuk hamil harus disarankan untuk mulai melakukan terapi tersebut. Sebuah kampanye yang diselenggarakan oleh Departemen Of Health pada bulan November (1995) merekomendasikan agar semua bidan harus menyarankan wanita untuk mengkonsumsi asam folat. (Henderson, 2006).
            Berdasarkan uraian diatas maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Manfaat Asam Folat Dalam Kehamilan di Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Tahun 2009.

1.2  Perumusan Masalah
Berdasarkan permasalahan pada latar belakang di atas, maka penulis membuat perumusan masalah yaitu Bagaimanakah Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Manfaat Asam Folat Dalam Kehamilan di Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Tahun 2009.




1.3  Tujuan Penelitian
1.3.1        Tujuan Umum
Untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Manfaat Asam Folat Dalam Kehamilan di Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Tahun 2009.
1.3.2        Tujuan Khusus
  1. Untuk mengetahui distribusi Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Manfaat Asam Folat Dalam Kehamilan di Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Tahun 2009 berdasarkan umur
  2. Untuk mengetahui distribusi Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Manfaat Asam Folat Dalam Kehamilan di Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Tahun 2009 berdasarkan pendidikan
  3. Untuk mengetahui distribusi Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Manfaat Asam Folat Dalam Kehamilan di Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Tahun 2009 berdasarkan Paritas.

1.4  Manfaat Penelitian
1.4.1        Bagi Desa Sei Rotan
Diharapkan kepada Kepala Desa agar dapat memberikan informasi kepada ibu hamil tentang pentingnya manfaat asam folat dalam kehamilan
1.4.2        Bagi Responden
Sebagai bahan informasi bagi ibu hamil dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan janin
1.4.3        Bagi Institusi Pendidikan
Sebagai bahan referensi tambahan di perpustakaan Akademi Kebidanan ............................... Kabupaten Deli Serdang.
1.4.4        Bagi Peneliti
Sebagai bahan masukan bagi peneliti tentang manfaat asam folat dalam kehamilan dan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan janin.
1.4.5        Bagi Peneliti Selanjutnya
Sebagai bahan perbandingan untuk penelitian selanjutnya.

1 komentar:

mahfudin nur ars mengatakan...

aku juga punya KTI :

ABSTRAK


Pengobatan sendiri menggunakan analgetik-antipiretik merupakan salah satu upaya masyarakat untuk mengatasi gangguan nyeri dan demam. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran umum penggunaan analgetik-antipiretik, alasan yang mendasari tindakan pengobatan sendiri menggunakan analgetik-antipiretik, pengetahuan masyarakat tentang analgetik-antipiretik dan sumber informasi yang berperan dalam menentukan pilihan penggunaan analgetik-antipiretik.
Peneiltian ini dilaksanakan dengan cara survei terhadap responden dan menggunakan tehnik angket. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Jumlah populasi yang benar-benar menggunakan analgetik-antipiretik sebagai upaya pengobatan sendiri sebanyak 146. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif.
Di Kelurahan Pondok Karanganom, Klaten terdapat 5 dukuhan antara lain Dukuh Karsak Lor, Dukuh Krasak Kidul, Dukuh Jayan, Dukuh Pondok dan Dukuh Sadi’an. Dalam satu desa hanya terdapat 1 bidan desa, 1 polindes, 1 poskesdes. tidak ada dokter praktek swasta atau klinik kesehatan. jangkuan Puskesmas induk mamupun puskesmas pembantu jauh.
Hasil penelitian menunjukkan lama pengobatan yang dilakukan responden menggunakan analgetik-antipiretik untuk mengatasi gangguan nyeri dan demam selama 1-3 hari (49,6%), setelah tidak berhasil mereka memilih untuk pergi ke dokter/puskesmas/rumah sakit (81,1%). Responden hanya kadang-kadang saja (70,1%) memperhatikan informasi pada kemasan. Alasan yang mendasari tindakan pengobatan sendiri menggunakan analgetik-antipiretik adalah untuk mengurangi rasa sakit (104 responden). Masyarakat mengetahui aturan pakai obat yang mengandung asetosal (86,6%) dan kurang mengetahui aturan pakai obat parasetamol (26,8%). Masyarakat Klaten mengetahui khasiat obat yang mengandung asetosal (34,7%) dan parasetamol (43,2%) adalah untuk sakit kepala. Masyarakat Klaten tidak mengetahui efek samping aetosa1 (37,3%) dan parasetamol (40,8%). Iklan televisi merupakan sumber informasi utama dalam menentukan penggunaan analgetik-antipiretik (17,8 %).
paten Kiaten


Kata kunci : Pengobatan sendiri, Analgetik-Antipiretik, Kabupaten Kiaten

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...